Selasa, 06 Desember 2011

18 Warga Lumpuh Mendadak Akibat Kutukan

Delapan Belas warga Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mengalami kelumpuhan. Mereka percaya penyakit itu akibat kutukan nenek moyang.

Sebab kebetulan, ke-18 warga yang lumpuh merupakan kerabat yang masih satu keturunan dan penyakit itu datang setelah usia mereka genap 40 tahun. Para penderita lumpuh ini mengaku tidak tahu penyakit apa yang diderita, sehingga mereka tidak bisa berjalan tanpa merasakan sakit apa pun.

Yogi Sugiman (37), salah seorang cucu dari warga yang mengalami kelumpuhan mengaku, penyakit diderita para kerabatnya itu berawal dari salah seorang nenek moyang mereka yang menelantarkan orangtuanya. Sehingga keluarlah kata-kata kutukan sampai tujuh turunan.

“Saya hanya berdasarkan cerita-cerita orangtua, bahwa sakit keluarga saya akibat kutukan nenek moyang kami dahulu,” ujar Yogi Sugiman, Rabu (1/12/2011).

Karena mitos ini pula, sebagian besar warga yang menderita kelumpuhan enggan memeriksakan dirin ke dokter. Mereka pasrah saat usianya memasuki 40 tahun dan akan menerima takdir lumpuh.

Sementara itu kepala desa setempat Agus Wismono (47) mengaku, pihaknya sudah mencoba membangkitkan semangat warganya bahwa sakit yang dideritanya bukanlah sebuah kutukan. Dia juga berharap tim kesehatan pemerintah Kabupaten Banyumas bisa memeriksa belasan warganya yang lumpuh mendadak ini.

“Saya ingin menghilangkan mitos, sakit yang diderita warga saya adalah kutukan,” ujar Agus. Sebab bagaimanapun, dari keturunan warga yang konon dikutuk ini, masih terdapat puluhan anak cucu yang masih belum memasuki usia 40 tahun.

Pihaknya juga mengimbau warganya, baik yang sakit ataupun yang masih sehat, agar memeriksakan diri. Dengan begitu penyakit sesungguhnya akan bisa diketahui secara medis

Sumber
http://music.okezone.com/read/2011/12/01/340/536834/diduga-kutukan-nenek-moyang-18-warga-lumpuh-mendadak