Rabu, 11 Januari 2012

Pria Tertinggi Di Dunia Meninggal Dunia

Pria tertinggi di Rusia Alexander Sizonenko dikabarkan meninggal dunia pada 5 Januari lalu. Sizonenko menjadi seorang pemain basket tertinggi dan sempat muncul di Guinness Book of World Records.

Sizonenko sudah aktiv dalam dunia basket di era Uni Soviet, tepatnya pada 1980 silam. Meski demikian, pria itu memutuskan untuk pensiun dalam dunia olahraga pada 1986 karena masalah kesehatan. Pada 1991, karena tinggi badannya yang mencapai 2,37 meter, Sizonenko dinobatkan sebagai orang tertinggi dunia.


Salah satu gangguan kesehatan yang dialami oleh Sizonenko adalah Akromegali atau gigantisme. Penyakit itu disebabkan oleh kelebihan GH (growth hormone). Sizonenko yang sempat menjadi bintang dalam dunia olahraga kian terlupakan setelah dirinya memutuskan untuk pensiun. Demikian seperti diberitakan St. Petersburg Times, Rabu (11/1/2012).

Tubuh Sizonenko juga terus mengalami perkembangan, sementara itu organ tubuhnya juga rusak akibat penyakit tersebut. 



Pria tertinggi di Negeri Beruang Merah itu tinggal di sebuah apartemen kecil di Kota St Petersburg, dirinya pun hidup di garis kemiskinan. Sizonenko juga menderita berbagai penyakit seperti osteoporosis dan diabetes. Tempat tinggalnya, dinilai terlalu kecil untuk menampung tubuhnya yang sangat tinggi.



Kemalangan pun menimpa Sizonenko pada 2011 lalu. Pria itu terbengkalai satu pekan tanpa adanya bantuan medis. Beberapa klinik juga menolak untuk merawat Sizonenko karena tubuh pria itu terlalu besar. Pejabat setempat juga menolak untuk memberikan perawatan khusus bagi mantan atlet yang sempat menjadi kebanggaan Rusia.

Meski demikian, para warga Rusia akhirnya mulai tersentuh ketika mereka menyaksikan kondisi Sizonenko. Warga tampak memberikan bantuan dana, medis, dan makanan untuk mantan atlet basket itu. Para warga juga menandatangani petisi untuk meminta pemerintah setempat agar tidak menutup matanya dan mengulurkan tangan kepada Sizonenko.

Sizonenko dimakamkan pada 9 Januari lalu, peti khusus juga disiapkan baginya. Banyak warga dan penggemarnya yang mendatangi upacara pemakamannya di Katedral Vladimirsky. Sizonenko pun akhirnya disemayamkan tepat di sebelah mantan pelatihnya, Vladimir Kondrashin.


Sumber
http://international.okezone.com/read/2012/01/11/214/555088/pria-tertinggi-di-rusia-tutup-usia